Bir bisa bikin gemuk? Itu cuma mitos!

Posted by Unknown Senin, 18 Februari 2013 0 komentar

Bir bisa bikin gemuk? Itu cuma mitos!

Selama ini dikenal istilah 'beer belly' yaitu perut gendut yang disebabkan oleh terlalu banyak mengonsumsi bir. Namun sebuah penelitian menunjukkan bahwa fenomena ini hanya sekedar mitos.

Dr Kathryn O'Sullivan, seorang ahli nutrisi sekaligus penulis "Beer & Calories; A Scientific Review" menunjukkan bahwa tak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bir sebagai penyebab bertambahnya berat badan. Berdasarkan penelitiannya, Sullivan menekankan dua hal. Pertama adalah bir memiliki lebih sedikit kalori dibandingkan dengan wine, atau bahkan jus jeruk. Selain itu, Sullivan juga menunjukkan bahwa jika dikonsumsi dengan batas yang wajar, bir justru bermanfaat untuk kesehatan.

"Jika dikonsumsi secara wajar, bir bisa memberikan beberapa mineral dan vitamin bagi tubuh, sekaligus melindungi dari penyakit seperti diabetes, osteoporosis, dan penyakit jantung," ungkap Sullivan, seperti dilansir oleh Huffington Post (15/02).

Tentu tak mudah mempercayai klaim Sullivan tersebut. Namun peneliti dalam penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa mengonsumsi bir bisa mengurangi risiko terkena penyakit jantung dan diabetes. Penelitian yang lain bahkan menemukan bahwa bir juga bisa mencegah osteoporosis pada wanita.

Meski begitu, pendapat berbeda diungkapkan oleh Dr Marion Nestle dari New York University. Menurutnya, jika dikonsumsi secara berlebihan, bir juga bisa menambah berat badan peminumnya.

"Mengonsumsi terlalu banyak alkohol yang ada pada bir juga bisa menyebabkan penyakit lever. Namun perut gendut yang diakibatkan terlalu banyak mengonsumsi kalori tak hanya disebabkan oleh bir. Bisa jadi ini disebabkan oleh tumpukan kalori dari sumber lain. Bir hanyalah salah satunya," ungkap Nestle.

Jadi, penelitian ini membongkar mitos yang menyatakan bahwa bir bisa membuat gemuk. Bir hanya bisa membuat gemuk jika dikonsumsi secara berlebihan dan dibarengi dengan tumpukan kalori dari sumber lainnya.

Sumber: merdeka.com

0 komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Laman